PemBagIAn rApOT

15 April, 2010

Sejarah Tanjung Priok

Pagi ini kita disuguhi berita tentang kerusuhan di tanjung priok, terjadi bentrokan antara satpol pp dan warga sekitar, yang jadi pertanyaan adalah kenapa warga sangat begitu loyalnya mempertahankan makam mbah priok yang konon merupakan tokoh sejarah tanjung priok. Siapa mbah priok sebenarnya ?

Bagi warga masyarakat, Mbah Priok atau Habib Hasan bin Muhammad al Haddad bukan tokoh biasa. Dia adalah penyebar agama Islam dan seorang tokoh yang melegenda. Namanya bahkan jadi cikal bakal nama kawasan Tanjung Priok.

Mbah Priok bukan orang asli Jakarta. Dia dilahirkan di Ulu, Palembang, Sumatera Selatan pada 1722 dengan nama Al Imam Al Arif Billah Sayyidina Al Habib Hasan Bin Muhammad Al Haddad R.A.

Al Imam Al Arif Billah belajar agama dari ayah dan kakeknya, sebelum akhirnya pergi ke Hadramaut, Yaman Selatan, untuk memperdalam ilmu agama.

Menjadi penyebar syiar Islam adalah pilihan hidupnya. Pada 1756, dalam usia 29 tahun, dia pergi ke Pulau Jawa.

Al Imam Al Arif Billah tak sendirian, dia pergi bersama Al Arif Billah Al Habib Ali Al Haddad dan tiga orang lainnya menggunakan perahu.

Konon, dalam perjalanannya, rombongan dikejar-kejar tentara Belanda. Namun, mereka tak takluk.

Dalam perjalanan yang makan waktu dua bulan, perahu yang mereka tumpangi dihantam ombak. Semua perbekalan tercebur, tinggal beberapa liter beras yang tercecer dan periuk untuk menanak nasi.

Suatu saat rombongan ini kehabisan kayu bakar, bahkan dayung pun habis dibakar. Saat itu, Mbah Priok memasukan periuk berisi beras ke jubahnya. Dengan doa, beras dalam periuk berubah menjadi nasi.

Cobaan belum berakhir, beberapa hari kemudian datang ombak besar disertai hujan dan guntur. Perahu tak bisa dikendalikan dan terbalik. Tiga orang tewas, sedangkan Al Imam Al Arif Billah dan Al Arif Billah Al Habib harus susah payah mencapai perahu hingga perahu yang saat itu dalam posisi terbalik.

Dalam kondisi terjepit dan tubuh lemah, keduanya salat berjamaah dan berdoa. Kondisi dingin dan kritis ini berlangsung 10 hari, sehingga wafatlah Al Imam Al Arif Billah.

Sedangkan Al Arif Billah Al Habib alam kondisi lemah duduk diatas perahu disertai priuk dan sebuah dayung — terdorong ombak dan diiringi lumba-lumba menuju pantai.

Kejadian itu disaksikan beberapa orang yang langsung memberi bantuan. Jenazah Al Imam Al Arif Billah dimakamkan. Dayung yang yang sudah pendek ditancapkan sebagai nisan. Di bagian kaki ditancapkan kayu sebesar lengan anak kecil — yang akhirnya tumbuh menjadi pohon tanjung.

Sementara periuk nasi yang bisa menanak beras secara ajaib ditaruh di sisi makam. Konon — periuk tersebut lama-lama bergeser dan akhirnya sampai ke laut.

Banyak orang mengaku jadi saksi, 3 atau 4 tahun sekali periuk itu timbul di laut dengan ukuran sebesar rumah.

Berdasarkan kejadian itu, daerah tersebut akhirnya dinamakan dengan Tanjung Priuk, ada juga yang menyebut Pondok Dayung — yang artinya dayung pendek. Nama Al Imam Al Arif Billah pun dikenal jadi ‘Mbah Priok’.

Rekan perjalanan Mbah Priok, Al Arif Billah Habib Ali Al Haddad dikabarkan sempat menetap di daerah itu. Dia lalu melanjutkan perjalanannya hingga berakhir di Sumbawa.

11 Maret, 2010

Give Thank's to JESUS

Hujan deras diluar..
Hanya ada suara ketikan keyboard
Dikomputerku dan teman-teman lesku

Aku.. sibuk dengan artikel yang aku tuliis di blogger aku
Ya,, memang tidak sebagus punya temanku
TApi, akhir-akhir ini,, di blogku lah tempat ku menilis curhatan - curhatan ku
Sedangkan teman-temanku sibuk dengan browser internet
Adapula yang belajar mengetik 10 jari...

Lalu pada saat bel berbunyi
KAmi pulang,, dan AKU.....
aku hanya pulang sendirian dan melewati jalanan yang sepii dan gelap,,
yang ada di depanku

Aku harus tetap melewati jalan itu,
Bukan karena aku takut ada hantu
Melainkan orang-orang iseng yang suka mengganggu anak perempuan..
Tapi aku yakin Tuhan selalu menjagaku disepanjang perjalanan ku kerumah

Thank's God..

OMG ...!!

Kenapa mereka terus membicarakan
cinta.. cinta.. cinta.. cinta..
Tak bisakah merekah membicarakan hal yang laiin

Ku sebal.. ku benci.. sekaligus aku iri
Dengan mereka yang teruus membicarakan cinta
Tapi, aku harus konsekuen dengan pilihan yang aku pilih

Setiap pilihan pasti ada konsekuensinya,,
Dan aku memilih pilihan yang baiik,, untuk aku
Bukan sekarang tapi nanti untuk masa depanku

Ya, aku yang memilih jadi aku harus menerima konsekuensinya.. ^_^



Curahan Hati

Aku sedih...
Aku marah..
Aku sebal...

Aku bingung,, apa yang harus kuungkapkan??
Aku harus memillih kesalahan atau kebenaran?
Aku bingung,, aku tak ingin menilai orang lain dari kesalahan yang ia perbuat
Tapi,, bagaimana lagi,, toh aku lebih baik dari mereka

Aku sebal dengan diriku sendiri,, kenapa aku harus menilai mereka
Kenapa mereka tidak berbuat yang benar,, kenapa mereka membiarkan diri mereka aku nilai dengan pandangan mataku saja??

aKU sungguh sungguh bingung TUHAN..
mungkin lebih baiik aku diam saja ,, jangan pernah berpikiran kamu lebih baik dari segalanya,, kamu gak 100% baik,, kamu pasti pernah melakukan kesalahan..

Liat dirimu dulu
Apakah dirimu sudah 100% baik
Baru kamu bisa menilai orang lain..

-elvina_

Puiisi

Daun-daun
Tertiup angin sepoi-sepoi
Kicauan burung
Dengan indahnya bernyanyi
Tak ada suara kendaraan bermotor
Tak ada suara-suara yang membuat hatiku sakit

Hanya ada suara angin
Dan tiupannya yang lebut
Yang selalu membuat aku tegar kembali
Mungkin, dulu aku berfikir aku hanya sendirian didunia
Tapi, aku salah ketika suara itu memanggil aku

Seperti ayah yang telah lama tidak berjumpa
Dengan anaknya yang telah lama hilang
Ya, dialah Tuhanku Tuhan Yesus
Yang selalu ada dari aku lahir sampai aku sebesar ini
Dia tidak pernah meninggalkan aku
Dia selallu mendengar curhatanku
Dan nasehat-nasehatnya begitu membuat
hati ini tentram,,

Diapun selalu memaafkan aku
walaupun kesalahan yang aku perbuat begitu membuat hatinya sakit
Aku tau itu, walaupun aku tidak melihatnya
Tapi aku tau Tuhanku selalu di dalam hatiku...

@ria_gbu

10 Desember, 2009

Family Activities

Emily : Welcome home, Dad.

Dad : Oh, Emily. How are you today?

Emily : Fine.

Dad : Good. And how was school today?

Emily : Really fun.

Dad : Good. And what did you do?

Emily : We made things.

Dad : And what types of things did you make?

Emily : We made books.

Dad : You made books! Okay. And what else?

Emily : We... we made paper kangaroos.

Dad : You made paper kangaroos? Okay, and what did you need to make your paper kangaroos? What kind of supplies did you need?

Emily : We used crayoons, papers, glue, and we had to follow directions.

Dad : Oh, okay. Well good. And what did you do after school?

Emily : We went home, played games.

Dad : And did... Mom said you went to the junior high school.

Emily : I rode my bike in the tennis court.

Dad : Did you go by yourself?

Emily : I went with the whole family, and we went with Nathan, Sara, Racheal.

Dad : You went with you cousins.

Emily : And my mom, and Aubrey and Joshua.

Dad : Well, that's great. Well, let's get ready for dinner.

Emily : Okay.

Where are you from?

Tom : Hi. I don't think we've met. My name's Tom.

Jenny : Hi, Tom. Nice to meet you. My name is Juanita, but everybody calls me Jenny.

Tom : Nice to meet you, Jenny. So, where are you from?

Jenny : Well, originally I'm from Argentina, but we moved to the United States when I was about five years old. My parents now live in Chile. That's where they first met. How about you, Tom?

Tom : I was born in Fresno, California, and we lieved there until I was seven. Then, since my father worked tor the military, we moved all over the place.

Jenny : Oh yeah? Where are some of the places you've lived?

Tom : Mostly, we were overseas. We spent a total of then years in Korea, Germany, and Okinawa, Japan. We were transferred back to the States three years ago, but I think my parents would have liked to live overseas for at least 20 more years.

Jenny : Wow. It sounds like you've had an interesting life. So, what do you do now?

Tom : I'm a student at Pardue University.

Jenny : Oh really? Where are you studying?

Tom : I'm majoring in psychology. How about you? What do you do?

Jenny : Well. I'm working as a sales representative for Vega Computers downtown.

Tom: No kidding! My brother works there too.

Love is...
© My Life, My World - Template by Blogger Sablonlari - Font by Fontspace